Minggu, 08 Mei 2011

Juara Lomba Calistung Kab. Subang 2011


PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Aipda KS. Tubun No. 2 Telp. (0260) 411412 – 411413 Kode Pos 41211
SUBANG

KEPUTUSAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN SUBANG

Nomor : 421.2/        -Disdik/2011

TENTANG
PENETAPAN HASIL PENILAIAN
LOMBA CALISTUNG BAGI PESERTA DIDIK KELAS I, II, DAN III
SEKOLAH DASAR TINGKAT KABUPATEN SUBANG
TAHUN 2011

KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN SUBANG

Menimbang :
  1. bahwa untuk mengukur keberhasilan  pengembangan Kompetensi Peserta Didik  SD, diperlukan adanya kegiatan assesment yang terpadu dan berkesinambungan;
  2. bahwa berdasarkan program Kementerian Pendidikan Nasional RI dipandang perlu adanya wahana kegiatan kompetisi untuk berprestasi dalam bentuk lomba yang relevan dengan pengembangan kompetensi peserta didik di SD;
  3. bahwa sesuai dengan Program Kerja Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat telah dilaksanakan Lomba Calistung bagi Peserta didik Kelas I, II, dan III SD Tingkat Kabupaten Subang;
  4. bahwa setelah diselenggarakan Lomba Calistung bagi Peserta didik Kelas I, II, dan III SD Tingkat Kabupaten Subang Tahun 2011, perlu ditetapkan juara lomba sesuai dengan peringkat yang diraih peserta.

Mengingat :
1.      Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2.      Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
3.      Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor 22 tahun 2006 tentang Standar isi.
4.      Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor 23 tahun 2006 tentang SKL
5.      Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor 24 tahun 2006 tentang Pelaksanaan Standar isi dan SKL
6.      Rencana Strategis Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat
7.      Program Kerja Bidang Pendidikan Dasar; khususnya Seksi Pembinaan TK dan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Subang  2011.

Memperhatikan :
Rekapitulasi nilai lomba Calistung dari Tim Penilai Lomba Calistung Bagi Peserta Didik Kelas I, II, dan III Sekolah Dasar Tingkat Kabupaten Subang Tahun 2011.

MEMUTUSKAN

Menetapkan :
  1. Nilai hasil Lomba Calistung bagi Peserta didik Kelas I, II, dan III SD Tingkat Kabupaten Subang Tahun 2011, seperti yang tercantum pada lampiran.
  2. Urutan/peringkat Lomba Calistung bagi Peserta didik Kelas I, II, dan III SD Tingkat Kabupaten Subang Tahun 2011, sesuai dengan urutan raihan nilai secara akumulasi dari seluruh komponen/aspek/indikator penilaian, 
  3. Keputusan ini bersifat mengikat dan tidak dapat diganggu gugat.
  4. Peringkat I hasil Lomba Calistung bagi Peserta didik Kelas I, II, dan III SD Tingkat Kabupaten Subang Tahun 2011 adalah sebagai utusan Kabupaten Subang ke tingkat Provinsi Jawa Barat pada kegiatan lomba sejenis.
  5. Keputusan ini mulai berlaku terhitung mulai saat ditetapkan.




Ditetapkan di : Subang
Pada Tanggal : 7 Mei  2011
Kepala Dinas Pendidikan Kab. Subang





Drs. ASEP MUSLIHAT, M.Si.
NIP. 19630108 198811 1 001



















Lampiran    :    Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Subang
Nomor        :    421.2/       -Disdik/2011
Tanggal      :    7 Mei 2011
Tentang      :    Penetapan Hasil Penilaian Lomba Calistung Bagi Peserta Didik Kelas I, II, Dan III Sekolah Dasar Tingkat Kabupaten Subang Tahun 2011


I.                   Lomba Calistung Kelas I


Nama
Sekolah
Kecamatan
Nilai
Peringkat
Urt
Und
1
001
Siti Zahra M.
SDN Titim Fatimah
Jalancagak
92,53
I
2
016
Ahmad Qaulan S.
SDN Sukamandi II
Ciasem
91,87
II
3
008
Latifa Aulia
SDN Cidahu
Pagaden Barat
90,11
III
4
004
Siska Sintiawati
SDN Margabudaya
Pabuaran
83,07
IV
5
006
Diki Setiawan
SDN Arjasari
Serangpanjang
82,29
V
6
028
Azkia Gadir
SDIT Al Hidayah
Pusakajaya
82,19
VI


II.                Lomba Calistung Kelas II

Nomor
Nama
Sekolah
Kecamatan
Nilai
Peringkat
Urt
Und
1
013
Nickyta Shafira M.
SDN Rosela Indah
Subang
86,13
I
2
001
Nadya Nadjwa L.
SDN Bunihayu
Jalancagak
85,15
II
3
016
Dinda Rizki S.
SDN Sukamandi II
Ciasem
81,68
III
4
010
Tri Amalia
SDN Tanjungsalep
Compreng
80,80
IV
5
004
Ellyza Febriana
SDN Pabuaran II
Pabuaran
79,39
V
6
017
Kanesya Thahera J.
SDN Angkasa I
Kalijati
79,34
VI

III.             Lomba Calistung Kelas III

Nomor
Nama
Sekolah
Kecamatan
Nilai
Peringkat
Urt
Und
1
017
William Hilmy S.
SDN Angkasa II
Kalijati
87,85
I
2
013
Rahma Maulida
SDN Langensari
Subang
87,77
II
3
003
Riska Darmayanti
SDN Mekarjaya
Tambakdahan
80,51
III
4
018
Dewi Qulbuniqh WS.
SDN Kawungluwuk
Tanjungsiang
79,98
IV
5
005
Syadza Afifah K.
SDN Cisalak 3
Cisalak
75,14
V
6
001
Vallesa Archika F.
SDN Titim Fatimah
Jalancagak
74,13
VI



Kepala Dinas Pendidikan Kab. Subang





Drs. ASEP MUSLIHAT, M.Si.
NIP. 19630108 198811 1 001








Minggu, 01 Mei 2011

PESERTA UN SD/MI KAB. SUBANG TA 2010/2011

 

PEDOMAN PENGISIAN BLANGKO IJAZAH
SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
TAHUN PELAJARAN 2010/2011

A.    PETUNJUK UMUM
1.  Bingkai blangko Ijazah pada setiap satuan pendidikan sebagai berikut:
a. SD, MI, dan SDLB kombinasi warna merah, kuning, dan hitam;
b. SMP, MTs, dan SMPLB kombinasi warna biru, kuning dan hitam;
c.  SMA, MA, dan SMALB kombinasi warna hijau, kuning, dan hitam;
d. SMK kombinasi warna hijau, kuning, dan hitam.
2.  Ijazah diisi oleh panitia yang dibentuk Kepala Sekolah.
3.  Ijazah ditandatangani oleh Kepala Sekolah.
4.  Ijazah ditulis dengan tulisan yang baik, benar, jelas, rapi, dan bersih dengan menggunakan tinta warna hitam yang tidak mudah luntur dan tidak mudah terhapus.
5.  Jika terjadi kesalahan dalam pengisian, ijazah tidak boleh dicoret, ditimpa, atau di tip-ex dan harus diganti dengan blangko yang baru.
6. Ijazah yang salah dalam pengisian disilang dengan tinta warna hitam pada kedua sudut yang berlawanan pada halaman depan dan belakang dan dimusnahkan dengan berita acara yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah disaksikan oleh instansi terkait.
7.  Jika terdapat sisa blangko Ijazah di sekolah dikembalikan ke Dinas Pendidikan Provinsi dengan berita acara yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah disaksikan oleh instansi terkait.
8. Sisa blangko yang terdapat di provinsi dimusnahkan paling lambat 1 (satu) bulan setelah tahun pelajaran baru dimulai untuk SD dan SMP. Sedangkan untuk SMA dan SMK 1 (satu) bulan setelah tahun perkuliahan berjalan.
9.  Berita acara pemusnahan harus dilaporkan ke Penyelenggara Tingkat Pusat.

B.    PETUNJUK KHUSUS PENGISIAN HALAMAN DEPAN IJAZAH
1.    Pengisian nama sekolah, sesuai dengan nomenklatur sekolah yang bersangkutan.
2.    Pengisian nama pemilik Ijazah ditulis dengan huruf kapital sebagai berikut:
a. SD dan SDLB, sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/kenal lahir/bukti kelahiran lain yang sah;
b. SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK, sesuai dengan yang tercantum pada Ijazah/STTB yang diperoleh dari jenjang pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte/dokumen kelahiran yang sah apabila terdapat kekeliruan pengisian pada Ijazah/STTB sebelumnya.
3.    Pengisian tempat dan tanggal lahir pemilik Ijazah sebagai berikut:
a. SD dan SDLB, sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/kenal lahir/bukti kelahiran lain yang sah.
b. SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK, sesuai dengan yang tercantum pada Ijazah/STTB yang diperoleh dari jenjang pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte/dokumen kelahiran yang sah apabila terdapat kekeliruan pengisian pada Ijazah/STTB sebelumnya.
4.    Pengisian nama orang tua pemilik Ijazah sebagai berikut:
a. SD dan SDLB, sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/kenal lahir/bukti kelahiran lain yang sah.
b. SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK, sesuai dengan yang tercantum pada Ijazah/STTB yang diperoleh dari jenjang pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte/dokumen kelahiran yang sah apabila terdapat kekeliruan pengisian pada Ijazah/STTB sebelumnya.
5.    Pengisian nomor induk pemilik Ijazah sesuai dengan nomor induk siswa yang tercantum pada Buku Induk.
6.    Pengisian nomor peserta terdiri atas 14 (empat belas) digit. 1 (satu) digit berisi informasi jenjang pendidikan, 2 (dua) digit berisi informasi tahun, 2 (dua) digit berisi informasi kode provinsi, 2 (dua) digit berisi informasi kode Kabupaten/Kota, 3 (tiga) digit berisi informasi kode Sekolah, 3 (tiga) digit berisi informasi kode Urut Peserta, dan 1 (satu) digit berisi informasi validasi (sesuai dengan nomor peserta yang tertera di SKHUN).
Contoh   :    1 – 11 – 01 – 05 – 283 – 085 – 4 → SD
                   2 – 11 – 01 – 04 – 294 – 193 – 6 → SMP
                   3 – 11 – 02 – 21 – 428 – 215 – 2 → SMA
                   4 – 11 – 02 – 21 – 428 – 215 – 2 → SMK 3
7.  Pengisian nama tempat dan tanggal penerbitan Ijazah adalah nama kabupaten/kota tempat penerbitan, diikuti dengan tanggal dan bulan penerbitan Ijazah sesuai dengan tanggal pengumuman kelulusan Ujian.
8.  Pengisian nama kepala sekolah adalah nama kepala sekolah satuan pendidikan masing-masing dan dibubuhkan tanda tangan. Bagi kepala sekolah yang pegawai negeri sipil diisi NIP, sedangkan bagi kepala sekolah yang bukan pegawai negeri sipil diisi garis/strip (----).
9.   Stempel yang digunakan adalah stempel sekolah satuan pendidikan masing-masing.
10. Pasfoto adalah pasfoto peserta didik yang terbaru, dibubuhi cap tiga jari tengah tangan kiri serta stempel menyentuh pasfoto.
11. Nomor kode diisi nomor kode Provinsi atau nomor kode Sekolah Indonesia di luar negeri dengan sistem pengkodean sebagai berikut:
a. Kode Tempat Penerbitan
1)    Dalam Negeri
DN – 01 = Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta
DN – 02 = Provinsi Jawa Barat
DN – 03 = Provinsi Jawa Tengah
DN – 04 = Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
DN – 05 = Provinsi Jawa Timur
DN – 06 = Provinsi Aceh
DN – 07 = Provinsi Sumatera Utara
DN – 08 = Provinsi Sumatera Barat
DN – 09 = Provinsi Riau
DN – 10 = Provinsi Jambi
DN – 11 = Provinsi Sumatera Selatan
DN – 12 = Provinsi Lampung
DN – 13 = Provinsi Kalimantan Barat
DN – 14 = Provinsi Kalimantan Tengah
DN – 15 = Provinsi Kalimantan Selatan
DN – 16 = Provinsi Kalimantan Timur
DN – 17 = Provinsi Sulawesi Utara
DN – 18 = Provinsi Sulawesi Tengah
DN – 19 = Provinsi Sulawesi Selatan
DN – 20 = Provinsi Sulawesi Tenggara
DN – 21 = Provinsi Maluku
DN – 22 = Provinsi Bali
DN – 23 = Provinsi Nusa Tenggara Barat
DN – 24 = Provinsi Nusa Tenggara Timur
DN – 25 = Provinsi Papua
DN – 26 = Provinsi Bengkulu
DN – 27 = Provinsi Maluku Utara 4
DN – 28 = Provinsi Bangka Belitung
DN – 29 = Provinsi Gorontalo
DN – 30 = Provinsi Banten
DN – 31 = Provinsi Kepulauan Riau
DN – 32 = Provinsi Sulawesi Barat
DN – 33 = Provinsi Papua Barat

2)    Luar Negeri
LN – 01 = Sekolah Indonesia Wassenar
LN – 02 = Sekolah Indonesia Moskow
LN – 03 = Sekolah Indonesia Cairo
LN – 04 = Sekolah Indonesia Riyadh
LN – 05 = Sekolah Indonesia Jeddah
LN – 06 = Sekolah Indonesia Islamabad
LN – 07 = Sekolah Indonesia Yangoon
LN – 08 = Sekolah Indonesia Bangkok
LN – 09 = Sekolah Indonesia Kuala Lumpur
LN – 10 = Sekolah Indonesia Singapura
LN – 11 = Sekolah Indonesia Tokyo
LN – 12 = Sekolah Indonesia Damascus
LN – 13 = Sekolah Indonesia Davao

b. Kode Jenjang Pendidikan dan Jenis Sekolah dan Madrasah
1) Kode Jenjang Pendidikan, meliputi :
D = Pendidikan Dasar
M = Pendidikan Menengah

2) Kode Jenis Sekolah dan Madrasah, meliputi :
Dd = SD dan MI
Ddb = SDLB
Dl = SMP dan MTs
Dlb = SMPLB
Ma = SMA dan MA
Mab = SMALB
Mk = SMK

C.    PETUNJUK KHUSUS PENGISIAN HALAMAN BELAKANG IJAZAH
1.    Pengisian nama pemilik Ijazah ditulis dengan huruf kapital sebagai berikut:
a. SD dan SDLB, sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/kenal lahir/bukti kelahiran lain yang sah.
b. SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK, sesuai dengan yang tercantum pada Ijazah/STTB yang diperoleh dari jenjang pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte/dokumen kelahiran yang sah apabila terdapat kekeliruan pengisian pada Ijazah/STTB sebelumnya.
2.    Pengisian tempat dan tanggal lahir pemilik Ijazah sebagai berikut:
a. SD dan SDLB, sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/kenal lahir/bukti kelahiran lain yang sah.
b. SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK, sesuai dengan yang tercantum pada Ijazah/STTB yang diperoleh dari jenjang pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte/dokumen kelahiran yang sah apabila terdapat kekeliruan pengisian pada Ijazah/STTB sebelumnya.
3.    Pengisian nomor induk pemilik Ijazah sesuai dengan nomor induk siswa yang tercantum pada Buku Induk.
4.   Pengisian nomor peserta terdiri atas 14 (empat belas) digit. 1 (satu) digit berisi informasi jenjang pendidikan, 2 (dua) digit berisi informasi tahun, 2 (dua) digit berisi informasi kode provinsi, 2 (dua) digit berisi informasi kode Kabupaten/Kota, 3 (tiga) digit berisi informasi kode Sekolah, 3 (tiga) digit berisi informasi kode Urut Peserta, dan 1 (satu) digit berisi informasi validasi (sesuai dengan nomor peserta yang tertera di SKHUN).
Contoh   :    1 – 11 – 01 – 05 – 283 – 085 – 4 → SD
                          2 – 11 – 01 – 04 – 294 – 193 – 6 → SMP
                          3 – 11 – 02 – 21 – 428 – 215 – 2 → SMA
                          4 – 11 – 02 – 21 – 428 – 215 – 2 → SMK
5.    Pengisian nilai rata-rata rapor :
a. SD dari semester 7, 8, 9, 10, dan 11.
b. SMP dari semester 1, 2, 3, 4, dan 5.
c. SMA dan SMK dari semester 3, 4, dan 5.
6.    Pengisian nilai mata pelajaran pada ujian sekolah terdiri atas:
a. Pengisian nilai rata-rata rapor diisi dengan rentang nilai 0 – 10 dengan dua desimal di belakang koma.
b. Pengisian nilai ujian sekolah diisi dengan rentang nilai 0 – 10 dengan dua desimal di belakang koma
c. Pengisian nilai sekolah diisi dengan rentang nilai 0 – 10 dengan dua desimal di belakang koma.
d. Pengisian nilai rata-rata diisi dengan rentang nilai 0 – 10 dengan dua desimal di belakang koma.
7.    Pengisian nilai mata pelajaran pada ujian nasional terdiri atas:
a. Pengisian nilai sekolah diisi dengan rentang nilai 0 – 10 dengan dua desimal di belakang koma.
b. Pengisian nilai ujian nasional diisi dengan rentang nilai 0 – 10 dengan dua desimal di belakang koma.
c. Pengisian nilai akhir diisi dengan rentang nilai 0 – 10 dengan satu desimal di belakang koma dengan pembulatan.
d. Pengisian nilai rata-rata diisi dengan rentang nilai 0 – 10 dengan satu desimal di belakang koma dengan pembulatan.
8.   Khusus untuk satuan pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan daftar mata pelajaran dan petunjuk penulisannya diterbitkan Direktorat Pembinaan SMK.
9.  Pengisian nama tempat dan tanggal penerbitan Ijazah adalah nama kabupaten/kota tempat penerbitan, diikuti dengan tanggal dan bulan penerbitan Ijazah sesuai dengan tanggal pengumuman kelulusan Ujian.
10. Pengisian nama kepala sekolah adalah kepala sekolah satuan pendidikan masing-masing dan dibubuhkan tanda tangan. Bagi kepala sekolah yang pegawai negeri sipil diisi NIP, sedangkan bagi kepala sekolah yang bukan pegawai negeri sipil diisi garis/strip (----).  
11. Stempel yang digunakan adalah stempel sekolah satuan pendidikan masing-masing.

D.    LAMPIRAN BLANGKO IJAZAH
1.    Blangko Ijazah SD dan SD Luar Negeri
2.    Blangko Ijazah SMP dan SMP Luar Negeri
a.    Kurikulum Tahun 1994
1).   Blangko Ijazah SMP
2).   Blangko Ijazah SMP Luar Negeri
b.    Kurikulum Tahun 2004
1).   Blangko Ijazah SMP
2).   Blangko Ijazah SMP Luar Negeri
c.    KTSP
1).   Blangko Ijazah SMP
2).   Blangko Ijazah SMP Luar Negeri

3.    Blangko Ijazah SMA dan SMA Luar Negeri
a.    Kurikulum Tahun 1994
1)    Blangko Ijazah SMA Program Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
2)    Blangko Ijazah SMA Program Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
3)    Blangko Ijazah SMA Program Bahasa
4)    Blangko Ijazah SMA Program Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Luar Negeri
5)    Blangko Ijazah SMA Program Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Luar Negeri
6)    Blangko Ijazah SMA Program Bahasa Luar Negeri
b.    Kurikulum Tahun 2004
1)    Blangko Ijazah SMA Program Studi Ilmu Alam (IA)
2)    Blangko Ijazah SMA Program Studi Ilmu Sosial (IS)
3)    Blangko Ijazah SMA Program Studi Bahasa
4)    Blangko Ijazah SMA Program Studi Ilmu Alam (IA) Luar Negeri
5)    Blangko Ijazah SMA Program Studi Ilmu Sosial (IS) Luar Negeri
6)    Blangko Ijazah SMA Program Studi Bahasa Luar Negeri
c.    KTSP
1)    Blangko Ijazah SMA Program Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
2)    Blangko Ijazah SMA Program Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
3)    Blangko Ijazah SMA Program Bahasa
4)    Blangko Ijazah SMA Program Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Luar Negeri
5)    Blangko Ijazah SMA Program Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Luar Negeri
6)    Blangko Ijazah SMA Program Bahasa Luar Negeri

4.    Blangko Ijazah SMK
1)    Blangko Ijazah SMK Program 3 Tahun
2)    Blangko Ijazah SMK Program 4 Tahun

5.    Blangko Ijazah SDLB
a.    Kurikulum Tahun 1994
1)    Blangko Ijazah SDLB (A, B, D, dan E)
2)    Blangko Ijazah SDLB (C, C1, D1, F, dan G)
b.    KTSP
1)    Blangko Ijazah SDLB (A, B, D, dan E)
2)    Blangko Ijazah SDLB (C, C1, D1, F, dan G)

6.    Blangko Ijazah SMPLB
a.    Kurikulum Tahun 1994
1)    Blangko Ijazah SMPLB (A, B, D, dan E)
2)    Blangko Ijazah SMPLB (C, C1, D1, F, dan G)
b.    KTSP
1)    Blangko Ijazah SMPLB (A, B, D, dan E)
2)    Blangko Ijazah SMPLB (C, C1, D1, F, dan G)

7.    Blangko Ijazah SMALB
a.    Kurikulum Tahun 1994
1)    Blangko Ijazah SMALB (A, B, D, dan E)
2)    Blangko Ijazah SMALB (C, C1, D1, F, dan G)
b.    KTSP
1)    Blangko Ijazah SMALB (A, B, D, dan E)
2)    Blangko Ijazah SMALB (C, C1, D1, F, dan G)

E.    CONTOH LAMPIRAN PENULISAN BLANGKO IJAZAH
1. SMP
2. SMPLB A, B, D, dan E
3. SMA
4. SMALB A, B, D, dan E